Wed. Aug 10th, 2022
Auto Draft

Kemasan produk merupakan hal yang wajib ada untuk sebuah bisnis. Tanpa adanya kemasan, produk tidak menarik dan cepat rusak. Dalam Kamus Bahasa Indonesia, kemasan produk diartikan sebagai bungkus pelindung dagangan.

Namun kalua secara umum, kemasan produk adalah pembungkus atau wadah yang digunakan untuk meminimalisir kerusakan yang terjadi pada produk. Kemasan produk dengan desain yang menarik dan unik akan memberi daya tarik bagi calon konsumen. Selain itu, kemasan produk juga harus memiliki kualitas bagus sehingga mampu bersaing dengan kompetitor dan bisa menjadi identitas brand.

Pada awalnya, kemasan produk hanya digunakan sebagai melindungi produk dari kerusakan dan mudah dibawa kemana mana. Namun seiring perkembangan zaman, tambah nilai fungsi dari kemasan produk yaitu sebagai identitas brand produk. Kemasan produk dijadikan sebagai salah satu senjata untuk menguasai pasar atau memperkuat brand.

Kemudian di pertengahan abad, kemasan produk dibuat menggunakan bahan keramik, batu, kulit, kaca, dan kayu. Namun di tahun 1980an, model dan bentuk kemasan produk mengalami perubahan. Dengan demikian membuat calon konsumen tertarik dan mencerminkan keistimewaan produk tersebut.

Auto Draft

Nah, untuk lebih jelasnya simak penjelasan berikut ini dan kunjungi situs mastahbisnis.com untuk mendapatkan informasi seputar bisnis.

Fungsi Kemasan Produk

Adapun fungsi dari kemasan produk, antara lain :

1. Melindungi Produk

Fungsi utama kemasan produk adalah melindungi produk dari segala jenis kerusakan. Kerusakan tersebut bisa terjadi saat penanganan, penyimpanan di gudang, atau bisa juga saat proses pengiriman.

Selain itu, kemasan produk juga dapat berfungsi untuk melindungi produk dari kelembaban udara, sinar ultraviolet, kotoran dan mikroba yang dapat merusak kualitas produk, dan melindungi dari panas matahari.

Dengan kemasan tersebut, produk akan aman, lebih awet, dan terlindungi isinya mulai dari produsen sampai ke konsumen.

2. Keamanan dan Legalitas Produk

Selain nama merk produk, didalam kemasan diharuskan menampilkan informasi produk secara lengkap. Mulai dari bahan baku atau komposisi, kandungan gizi, tanggal diproduksi dan tanggal kadaluarsa, dan informasi lainnya.

Informasi yang ditampilkan pada kemasan akan berkaitan dengan keamanan konsumen. Semakin lengkap informasi yang ditampilkan pada produk maka akan semakin dinilai baik.

Selain itu, produk juga harus menampilkan legalitas dari produk tersebut, seperti logo halal dari Kementerian, BOPOM, P-IRT, dan SNI. Dengan begitu, maka konsumen akan lebih percaya dan menjadi tertarik untuk membeli karena memiliki legalitas dan mutunya terjamin.

Saat ini ada banyak sekali contoh kerangka kemasan yang bisa kamu gunakan untuk membuat sebuah kemasan produk yang bagus dan juga berkualitas baik.

3. Sebagai Media Promosi

Desain kemasan yang unik akan membuat pengaruh yang positif terhadap keputusan konsumen. Desain produk, pemilihan warna, logo, komposisi, simbol, keunggulan, dan manfaat akan mempengaruhi keputusan calon konsumen mau membeli atau tidak.

4. Dapat Meningkatkan Efisiensi

Kemasan produk dinilai dapat meningkatkan efisiensi. Hal ini dikarenakan dapat mempercepat proses distribusi produk. Kemasan juga harus didesain agar mudah dihitung, disimpan, diangkat, dan dipindahkan yang dapat mempermudah pendistribusian produk.

Sehingga, produk dalam kemasan tersebut tidak mudah rusak, kualitas produk terjamin, dan siap dikonsumsi atau digunakan konsumen.

5. Sebagai Identitas Produk

Kemasan produk dinilai sebagai identitas suatu produk. Hal ini dikarenakan perbedaan ukuran, warna, dan bentuk kemasan yang membuat kemasan produk tersebut memiliki ciri khas. Dengan begitu, produk mampu bersaing bahkan bisa memenangkan persaingan dari kompetitor.

Identitas produk juga sangat penting untuk menarik perhatian calon konsumen. Selain itu, identitas produk juga sebagai alat komunikasi citra tertentu dan sebagai alat pengirim  informasi ke konsumen melalui label pada kemasan produk.